MENJAGA PANDANGAN
Mata ada panglima hati, dari mata akan melahirkan pandangan, orang yang
keliru menggunakan pandangan, berarti ia terancam bahaya besar, karena mata
adalah pintu paling luas yang bisa memberi banyak pengaruh pada hati untuk
melakukan berbagai perbuatan. Hampir semua perasaan dan prilaku awalnya dipicu
oleh pandangan mata. "Seseorang akan berada ditepi jurang bahaya apabila
ia membiarkan matanya memandang sesuatu yang dibenci dan dilarang dan semua
peristiwa-peristiwa besar berawal dari pandangan mata, lihatlah api yang besar
berasal dari percikan api yang kecil" demikian nasehat Imam Al-Ghazali.
Salafusshalih mengatakan: Banyak makanan haram
yang bisa menghalangi seseorang dari shalat Tahajjud pada malam hari dan banyak
pandangan kepada yang haram bisa menghalangi seseorang dari membaca kitabullah
(Al-Quran). Mata adalah penuntun, sementara hati adalah pendorong dan pengikut
pertama, mata memiliki kenikmatan pandangan sedangkan hati adalah pendorong
yang memiliki kenikmatan pencapaian, keduanya adalah sekutu yang mesra dan masing-masing akan mencela dan
mencerai apabila terpuruk dalam kesulitan, demikian menurut Imam Ibnu
Qohhim.
Menjaga pandangan mata merupakan bagian dari usaha untuk
menjaga hati dari kerusakan. Sesungguhnya jalan-jalan tempat setan kedalam
hati sangatlah banyak, salah satunya adalah melalui pandangan, sedangkan jalan
tempat masuknya malaikat hanya satu. Pintu yang hanya satu itu pun
kadang-kadang dihalangi oleh pintu-pintu setan yang begitu banyak, kecuali apabila
pintu itu dijaga oleh hati yang telah dicerahkan dengan cahaya ketakwaan dan cahaya
ilmu yang diperoleh dari kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya.
Memelihara pandangan mata dapat
menjamin kebahagiaan seorang hamba di dunia dan akhirat kelak, dapat memberi nuansa kedekatan seorang hamba kepada Allah SWT, menahan pandangan mata dapat juga
menguatkan hati dan membuat seseorang lebih merasa bahagia, dan juga dapat
menghalangi pintu masuk syaithan ke dalam hati dan hati pun akan terjaga dari kerusakan, karena kerusakan hati akan
merusak seluruh tubuh. "Sesungguhnya dalam tubuh itu ada segumpal darah,
jika baik, maka seluruh tubuh akan baik pula. Dan jika rusak, maka rusaklah
seluruh tubuh. Ketahuilah bahwa segumpal darah itu adalah hati" (HR.
Bukhari Muslim). Wallahu 'alamu bisshawab.
0 Responses to "Indahnya Menjaga Pandangan"
Posting Komentar